3 ALASAN KENAPA ANDA HARUS MEMILIKI DATABASE!

3 ALASAN KENAPA ANDA HARUS MEMILIKI DATABASE!

Kenapa sih harus punya database?

Mungkin ini merupakan pertanyaan yang ada di benak anda. Mungkin karena sering mendengar kata ini database dari para pebisnis, atau mungkin anda yang KEPO. Hehe lanjuuut…

Disini saya akan menunjukkan 3 alasan simpel kenapa anda harus memiliki database untuk anda.

Entah anda seorang pebisnis, publik figur, dropshipper, game maker, dll. Apapun profesi anda, anda butuh database.

Database itu ada banyak macamnya. Bisa berupa kontak email, nomor HP, nomor WA, kontak sosmed, dll. Apapun yang berkaitan dengan data kontak orang lain merupakan database.

Tapi di dalam tulisan ini saya hanya akan membahas database dalam rana bisnis ya. Soalnya itu skill saya.

3 Alasan Kenapa Anda Harus Memiliki Database

Ini merupakan pengalaman saya pribadi, bukan sekedar teori.

Pengalaman saya menghasilkan 10 – 15 juta profit dalam sehari tanpa bantuan reseller atau agen, hanya menggunakan kekuatan database.

1. Meningkatkan Konversi

Kalau anda memiliki database, maka anda akan lebih mudah dalam meningkatkan konversi.

Contoh, anda jualan hijab di instagram.

Kalau anda ditanya, lebih gampang mana dapat pembeli kalau instagram anda memiliki follower banyak atau pas follower sepi?

Saya yakin anda akan menjawab ya gampang kalau banyak follower lah.

BETUL!

Follower merupakan database anda di instagram.

Kalau anda sudah memiliki banyak follower, anda akan lebih mudah dalam menjual produk apapun. Peningkatkan konversi penjualan juga akan signifikan.

Mungkin pas sepi follower, anda hanya bisa mendapatkan 1 atau 2 sales perhari. Namun saat memiliki banyak follower, anda bisa saja mendapatkan 100 atau 200 sales perhari.

2. Mempercepat Konversi

Tak perlu menunggu. Kapanpun anda ingin mendapatkan profit, disaat itu pula anda bisa mendapatkannya.

Contoh, jika anda jualan buku bisnis. Kalau anda tak memiliki database, jualan anda akan lama laku. Meskipun buku anda sangat keren loh.

Tapi kalau anda punya database, anda hanya tinggal mempromosikan buku anda, Wushhhh langsung terhjadi pembelian.

Itulah database. Mempercepat terjadinya konversi.

3. Gak Bakal Bingung

Salah satu problem orang gak mau berbisnis adalah gak tau mau jualan apa dan mau jual ke siapa.

Nah kalau anda memiliki database, anda gak bakal bingung. Produk apapun yang anda miliki asal sesuai dengan kebutuhan database anda pasti akan laku.

Anda gak akan bingung mau jual apa atau mau jual ke siapa jika anda punya database.

MENGGUNAKAN INSTAGRAM INSIGHT UNTUK ANALYTIC INSTAGRAM MARKETING ANDA

MENGGUNAKAN INSTAGRAM INSIGHT UNTUK ANALYTIC INSTAGRAM MARKETING ANDA

Instagram marketing akhir-akhir ini menjadi strategi digital marketing yang sangat powerful.

Namun, banyak para pebisnis hanya asal menggunakan Instagram, tanpa tahu hasil dan report data yang seharusnya bisa jadi acuan untuk strategi berikutnya.

Nah, Apakah Anda ingin tahu cara yang lebih baik untuk menganalisis usaha Instagram Marketing Anda?

Mencari tool gratis untuk membantu analasis usaha Instagram marketing Anda?

Tool analytics Instagram dapat memberikan data mauapun statistik untuk menginformasikan strategi sosial media dan penjadwalan konten Anda.

Pada artikel ini, JoyHub.id akan membahas tentang Tool Analytics Instagram yaitu menggunakan Instagram Insight.

Menggunakan Instagram Insights

Jika Anda telah menyiapkan akun bisnis Instagram, Anda memiliki akses ke tool analityc Instagram gratis melalui aplikasi.

Instagram Insights menyediakan statistik dasar untuk menilai upaya Instagram marketing Anda. Cari tahu lebih lagi tentang follower Anda, kapan mereka sedang menggunakan Instagram, dan apa posting teratas Anda . Informasi ini akan  membantu Anda memilih konten yang lebih mungkin menghasilkan banyak engagement (keterlibatan) dengan audience Anda.

kekurangannya, Anda harus banyak melakukan navigasi untuk melihat semua statistik ini. Alangkah baiknya jika Instagram membiarkan Anda melihat data ini di desktop atau bisa mendownload hasilnya.

Ada juga beberapa metrik yang perlu Anda ketahui ketika menggunakan Instagram Insight. Berikut daftarnya:

Instagram secara keseluruhan – Profile analytics

  • Follower count: Jumlah orang yang mengikuti akun Instagram.
  • Impressions: jumlah berapa kali semua postingan Anda dilihat pengguna.
  • Reach: Jumlah pengguna yang telah melihat beberapa postingan Anda.
  • Profile views: Jumlah berapa kali profil Anda dilihat.
  • Website clicks: Jumlah klik pada link website yang ada di bio profile Anda.
  • Call clicks / Email clicks: jumlah klik untuk to menghubungi atau mengirim email bisnis Anda.
  • Posts: Jumlah postingan yang sudah Anda publish.
  • Mentions: The number of Instagram posts mentioning your Instagram handle.
  • Branded hashtags: The number of Instagram posts with your branded hashtags.

 Audience insights Instagram

  • Gender: Distribusi gender follower Anda (pria atau wanita).
  • Age: Distribusi usia pengikut Anda (13-17, 18-24, 25-34- 35-44, 45-54, 55-64, 65+).
  • Top locations: Lima kota dan negara teratas tempat follower Anda berada.
  • Followers – Hours: Waktu rata-rata (dalam jam) follower Anda berada di Instagram pada setiap hari dalam seminggu.
  • Followers – Days: suatu hari dalam seminggu ketika follower Anda paling aktif.

Postingan Instagram (Foto atau Video)

  • Impressions: jumlah berapa kali sebuah postingan Anda dilihat pengguna.
  • Reach: Jumlah pengguna yang telah melihat sebuah postingan Anda.
  • Likes: : Jumlah pengguna yang menyukai sebuah postingan.
  • Comments: Jumlah komentar dalam sebuah postigan Anda.
  • Saved: Jumlah pengguna yang menyimpan sebuah postingan.
  • Engagement: Jumlah pengguana yang like (suka), save (menyimpan), atau  comment (komentar pada sebuah postigan Anda
  • Views: Jumlah views yang melihat postingan video.

Instagram Stories

  • Impressions: Jumlah berapa kali foto atau video tertentu dilihat lewat stories Anda.
  • Reach: Jumlah pengguna yang melihat foto atau video tertentu di Instagram stories Anda.
  • Exits: jumlah berapa kali para pengguna pergi dari stories Anda.
  • Replies: Jumlah balasan komentar di foto atau video tertentu pada stories.
  • People insights: Daftar akun yang telah melihat foto atau video tertentu dalam stories Anda.

Setelah Anda mengetahu metrik-metrik di atas, kita langsung membahas tentang bagaiamana cara mengakses dan menggunakan Instagram insight Anda.

Akses Instagram Insight Anda

Untuk mengakses insight ini, tap ikon diagram batang di pojok kanan atas aplikasi.

Layar analisis pertama menunjukkan insight aspek apa yang tinggi pada minggu lalu dan statistik perbandingan untuk minggu sebelumnya. Anda dapat melihat total view, reach, profil views, dan klik website. Ini juga menunjukkan posting dan statistik teratas Anda untuk stories Instagram Anda dari 24 jam terakhir.

Geser ke kanan untuk melihat reach Anda.

Geser ke kanan lagi untuk melihat profil views.

Geser sekali lagi untuk melihat data klik website.

Lihat Insight Top posting

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang posting teratas Anda, tap link See More di sebelah top post.

Sekarang Anda dapat melihat enam pos teratas dari tujuh hari terakhir yang diurutkan berdarkan impressions.

Tip : tap link berwarna biru di bagian atas layar (All, 7 days, atau view) untuk opsi filter tambahan.

Lihat Insight Follower

Kembali ke halaman Wawasan utama untuk akun Anda, geser ke bawah ke chart follower saat Anda berada di Instagram. Anda bisa mencari tahu kapan follower Anda sedang menggunakan Instagram.

tap link See More yang berwarna biru di samping follower untuk mendapatkan rincian lebih lanjut tentang follower Anda. Di layar berikutnya, lihat jumlah follower baru minggu ini dan dapatkan rincian gender follower Anda.

Geser ke bawah untuk melihat rincian usia follower Instagram Anda, dan melihat negara dan kota apa saja dimana mereka berada.

Tips : Tap sebuah bar pada diagram usia untuk menunjukkan persentase pada setiap rentang usia.

Periksa Insight Promosi (iklan)

Jika Anda menjalankan iklan Instagram , bagian Promosi pada layar utama Insight memberi statistik yang relevan pada kampanye Anda.

Tip : Tap link “What Do These Mean?”  untuk detail tentang statistik demografi dan waktu.

Tips Menggunakan Instagram Insight

Setelah mengumpulkan semua metrik dan mengetahui insight audience, Anda bisa untuk meningkatkan Instagram marketing Anda. Berikut adalah beberapa ide tentang cara menggunakan Instagram Insight untuk mencapai hasil yang lebih baik:

Ubah hari dan / atau waktu posting Anda

Sama seperti Facebook , sejak diperkenalkannya algoritma yang baru di Instagram, mungkin tidak ada satu waktu terbaik untuk posting di Instagram. Sebagai gantinya, masing-masing brand memiliki waktu yang tepat  tersendiri untuk posting. Dengan analisis Instagram, Anda dapat menemukan waktu posting Anda yang sempurna.

Dengan Instagram Insights dari aplikasi Instagram, Anda dapat mengetahui hari-hari kapan follower Anda paling aktif dan rata-rata mereka berada di Instagram pada hari apa saja.

Anda bisa posting selama jam sibuk untuk menjangkau audience Anda, saat mereka paling aktif atau pasca-jam sibuk bila mungkin ada sedikit persaingan pada umpan pengikut Anda. Saya akan merekomendasikan bereksperimen dengan baik untuk menentukan waktu posting Anda yang sempurna.

Tingkatkan konten Anda berdasarkan kinerja atau demografi pengikut

Dengan menggunakan Wawasan Instagram, Anda dapat dengan mudah mengetahui pos dan cerita teratas Anda berdasarkan tayangan, jangkauan, dan keterlibatan. Setelah Anda memilah-milah posting teratas Anda, apakah Anda memperhatikan adanya tren?

Anda juga dapat menggunakan demografi pengikut dan pemahaman Anda tentang target pemirsa Anda untuk meningkatkan konten dan menariknya. Misalnya, jika sebagian besar pengikut Anda adalah wanita berusia 35-44 tahun yang suka merancang, dapatkah Anda membuat konten yang sesuai dengan mereka lebih dari pengikut Anda lainnya?

Ceritakan Instagram Stories yang lebih baik

Anda juga dapat menggunakan data stories Instagram untuk memperbaiki posting stories. Instagram Insights dari aplikasi Instagram menyediakan data seperti view, exits, dan replies, yang dapat Anda gunakan untuk menceritakan stories yang lebih baik.

Kita juga bisa menyelami stories tertentu: Kebanyakan orang keluar dari stories video kita di foto pertama jadi mungkin kita bisa mengerjakan headline untuk stories selanjutnya.

Apa yang dikatakan data Instagram Stories Anda? Adakah jenis stories yang cenderung lebih baik daripada yang lain? Apakah ada sesuatu yang sama ketika sebagian besar follower Anda pergi dari Stories Anda?

Bereksperimenlah dengan berbagai CTA

Karena Instagram hanya mengizinkan satu link (di bio), marketier biasanya memiliki Call to Action (CTA) di posting Instagram mereka, guna mengarahkan follower ke link di bio mereka.

Dengan metrik click website di Instagram Insights, kini Anda dapat mengetahui seberapa efektif CTA Anda. Anda bisa mengubah CTA Anda setiap minggu dan melihat apakah jumlah klik website meningkat. Sebagai pengingat saja, klik website adalah jumlah klik/tap pada link di bio Anda.

Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan Bitly atau sejenis link shorteners dengan kemampuan pelacakan (tracking) untuk link di bio Anda dan melacak jumlah klik.

Kesimpulan

Dengan kekayaan data yang tersedia bagi Anda melalui tool analisis Instagram, Anda bisa lebih menentukan strategi berdasarkan data pada Instagram marketing daripada sebelumnya.

Dikombinasikan dengan pemahaman tentang follower Anda, Instagram Insight ini dapat memungkinkan pembuat konten yang lebih berharga dan menarik bagi Audience Anda.

Nah, apakah Anda sudah menggunakan Instagram Insight untuk meningkatkan Instagram marketing Anda? Ceritakan pengalaman dan pendapat kalian tentang menggunakan Instagram Insight, bersama JoyHub.id pada kolom komentar di bawah ini.

5 TIPS AMPUH UNTUK MEREKRUT RESELLER IMPIAN BISNIS ANDA

5 TIPS AMPUH UNTUK MEREKRUT RESELLER IMPIAN BISNIS ANDA

Memiliki reseller yang berkualitas dan profesional adalah salah satu impian dari para pemilik bisnis untuk dapat mengembangkan serta memperluas jangkauan dari target market mereka di era millenial ini. Selain itu, reseller juga dapat membantu para pemilik bisnis untuk mendapatkan profit tambahan sampai berkali-kali lipat.

Namun, bagaimana caranya untuk dapat merekrut seseorang agar mau menjadi reseller untuk bisnis Anda? Lewat artikel kali ini, Anda akan mendapatkan 5 tips ampuh untuk mendapatkan reseller yang sesuai dengan karakteristik bisnis Anda.

1. Kenali calon reseller Anda dengan baik 

Ya, langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum memutuskan untuk bekerjasama dalam membangun bisnis dengan mereka adalah kenali dengan baik seperti apa calon reseller Anda. Galilah informasi yang sebanyak-banyaknya tentang mereka, seperti meminta identitas calon reseller Anda, menanyakan kegiatan bisnis yang dilakukan oleh mereka sebelumnya, apakah reseller Anda update akan teknologi atau tidak, dan lain-lain. Hal ini penting dilakukan, karena calon reseller Anda akan memasarkan produk Anda dan untuk berjaga-jaga jika ada sesuatu yang dapat merugikan bisnis Anda. Selain itu pastikan Anda memiliki perjanjian kerjasama

2. Pastikan produk Anda berkualitas

Seringkali calon reseller akan memposisikan dirinya sebagai konsumen saat mencari supplier. Jadi pastikan produk Anda memiliki kualitas yang bagus dan Anda juga memberikan pelayanan yang baik kepada mereka. Karena banyak supplier yang kurang cepat dalam memberikan pelayanan apabila ada keluhan dari reseller. Bila Anda dapat memastikan semua itu, maka Anda akan mendapatkan reseller yang potensial untuk membantu perkembangan bisnis Anda.

Ingat, reseller adalah jembatan yang menghubungkan Anda dengan konsumen. Bila produk Anda kurang berkualitas dan pelayanan Anda juga tidak bagus, maka calon reseller akan meninggalkan Anda dan mencari supplier yang lain. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan ini.

3. Pastikan produk Anda memiliki market yang potensial

Percuma bila produk Anda berkualitas tapi tidak memiliki market yang potensial. Karena calon reseller akan berpikir produk Anda akan sulit dijual dan tidak laku di pasaran. Jadi pastikan sebelumnya Anda sudah melakukan riset dan observasi untuk hal yang satu ini. Bila produk Anda bagus dan memiliki market yang menjanjikan, maka reseller dan konsumen yang akan mencari produk Anda.

4. Beri tahu benefit apa saja yang akan didapatkan 

Bukan hanya Anda saja yang ingin mendapatkan reseller yang tepat, tapi calon reseller juga selektif dalam memilih supplier yang terbaik buat mereka. Reseller adalah seseorang yang menjalankan bisnis dengan mencari keuntungan dari hasil penjualan. Jadi Anda harus memberi tahu calon reseller Anda, benefit apa saja yang akan mereka dapatkan bila bergabung dengan Anda. Misalnya seperti harga yang terjangkau dan bersaing dari supplier lain, diskon yang besar untuk setiap pembelian banyak, bonus berupa uang, tiket liburan atau bingkisan menarik apabila mereka mencapai target penjualan, dan lain-lain. Hal-hal seperti ini bisa membuat calon reselleruntuk bergabung dengan Anda.

5. Jadikan reseller sebagai partner berbisnis 

Bisa dikatakan reseller adalah bagian dari tim marketing Anda yang tidak digaji. Namun, jangan pernah Anda menempatkan diri sebagai bos di mata reseller atau mereka akan meninggalkan Anda. Jadi beri tahu kepada calon reseller, bahwa Anda dan mereka adalah partner dalam berbisnis. Anda siap untuk mendengar apa saja keluhan dan masalah mereka nantinya, Anda juga akan memberi tahu tentang strategi penjualan yang baik, menyiapkan mereka marketing kituntuk berjualan seperti katalog produk, dan lain-lain.

Anda harus menjalin dan membangun hubungan yang baik dengan para reseller. Karena kerjasama dengan reseller adalah hubungan mutualisme. Reseller akan berkontribusi penuh terhadap kemajuan bisnis Anda, begitu juga sebaliknya bisnis Anda akan memberikan keuntungan bagi mereka.

Cara setting PING Service di Website agar cepat Index

Agar sebuah blog atau artikel cepat diindex oleh mesin pencari adalah melakukan ping. Ping artinya memanggil, maksudnya adalah memanggil mesin perayap untuk segera menelusuri konten yang telah di ping. Jika dalam dunia Google, mesin perayap ini disebut dengan Google Crawler/ Google Spider.

Kelebihan Ping Service WordPress Dibandingkan Blogspot

Tidak semua blogger wordpress mengetahui kalau wordpress sendiri telah menyediakan fitur ping service. Karena tidak tahu, beberapa blogger wordpress masih menggunakan ping secara manual.

Jika anda merupakan seorang blogger blogspot, maka tidak ada layanan ping service yang disediakan. Jadi, anda harus melakukan ping secara manual. Berbeda dengan blogger wordpress yang bisa melakukan ping secara otomatis. Lalu bagaimana caranya?

Cara Setting Ping Service Di Blog WordPress Agar Cepat Index

  1. Login Dashboard
  2. Klik Settings, pilih Writing
  3. Masukkan daftar url ping ke dalam kolom Update Services
  4. Klik Save Changes

Bagi anda yang belum tahu daftar url ping, silahkan copy dan paste daftar ping dibawah ini.

http://feedburner.google.com/fb/a/pingSubmit?bloglink=http%3A%2F%2Fyourwebsite.com/
http://rpc.weblogs.com/pingSiteForm?name=YourWebsite&url=http%3A%2F%2Fyourwebsite.com
http://bing.com/webmaster/ping.aspx
http://ping.blo.gs/
http://blog.goo.ne.jp/XMLRPC
http://blog.with2.net/ping.php
http://blogping.unidatum.com/RPC2
http://blogpingr.de/ping/rpc2
https://ping.blogs.yandex.ru/RPC2
http://blogsearch.google.ae/ping/RPC2
http://blogsearch.google.at/ping/RPC2
http://blogsearch.google.be/ping/RPC2
http://blogsearch.google.bg/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ca/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ch/ping/RPC2
http://blogsearch.google.cl/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.cr/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.hu/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.id/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.il/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.in/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.it/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.jp/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.ma/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.nz/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.th/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.uk/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.ve/ping/RPC2
http://blogsearch.google.co.za/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.ar/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.au/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.br/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.co/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.do/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.mx/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.my/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.pe/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.sa/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.sg/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.tr/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.tw/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.ua/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.uy/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com.vn/ping/RPC2
http://blogsearch.google.com/ping/RPC2
http://blogsearch.google.de/ping/RPC2
http://blogsearch.google.es/ping/RPC2
http://blogsearch.google.fi/ping/RPC2
http://blogsearch.google.fr/ping/RPC2
http://blogsearch.google.gr/ping/RPC2
http://blogsearch.google.hr/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ie/ping/RPC2
http://blogsearch.google.in/ping/RPC2
http://blogsearch.google.it/ping/RPC2
http://blogsearch.google.jp/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ki/ping/RPC2
http://blogsearch.google.kz/ping/RPC2
http://blogsearch.google.la/ping/RPC2
http://blogsearch.google.li/ping/RPC2
http://blogsearch.google.lk/ping/RPC2
http://blogsearch.google.lt/ping/RPC2
http://blogsearch.google.lu/ping/RPC2
http://blogsearch.google.md/ping/RPC2
http://blogsearch.google.mn/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ms/ping/RPC2
http://blogsearch.google.mu/ping/RPC2
http://blogsearch.google.mv/ping/RPC2
http://blogsearch.google.mw/ping/RPC2
http://blogsearch.google.nl/ping/RPC2
http://blogsearch.google.no/ping/RPC2
http://blogsearch.google.nr/ping/RPC2
http://blogsearch.google.nu/ping/RPC2
http://blogsearch.google.pl/ping/RPC2
http://blogsearch.google.pn/ping/RPC2
http://blogsearch.google.pt/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ro/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ru/ping/RPC2
http://blogsearch.google.rw/ping/RPC2
http://blogsearch.google.sc/ping/RPC2
http://blogsearch.google.se/ping/RPC2
http://blogsearch.google.sh/ping/RPC2
http://blogsearch.google.si/ping/RPC2
http://blogsearch.google.sk/ping/RPC2
http://blogsearch.google.sm/ping/RPC2
http://blogsearch.google.sn/ping/RPC2
http://blogsearch.google.st/ping/RPC2
http://blogsearch.google.tk/ping/RPC2
http://blogsearch.google.tl/ping/RPC2
http://blogsearch.google.tm/ping/RPC2
http://blogsearch.google.to/ping/RPC2
http://blogsearch.google.tp/ping/RPC2
http://blogsearch.google.tt/ping/RPC2
http://blogsearch.google.tw/ping/RPC2
http://blogsearch.google.us/ping/RPC2
http://blogsearch.google.vg/ping/RPC2
http://blogsearch.google.vu/ping/RPC2
http://blogsearch.google.ws/ping/RPC2
http://news2paper.com/ping
http://ping.bloggers.jp/rpc
http://ping.fc2.com
http://ping.rss.drecom.jp
http://rpc.bloggerei.de/ping/
http://rpc.pingomatic.com
http://rpc.technorati.com/rpc/ping
http://rpc.twingly.com
http://services.newsgator.com/ngws/xmlrpcping.aspx

Sekarang, setiap anda memposting konten baru maka secara otomatis akan ter-ping. Hal ini akan membuat konten baru anda akan cepat deindex oleh mesin pencari.

Untuk selanjutnya, kita akan membahas mengenai satu hal penting dalam dinia blogging, yaitu backup database. Langsung saja baca artikelnya di cara mudah backup da restore blog wordpress.

Apa bedanya Penjual Online dengan Pebisnis Online

Apa bedanya Penjual Online dengan Pebisnis Online

Pada dasarnya sama sama berkecimpung didunia Online atau Dapat uang dari Online. Namun jika kita gali lebih dalam antara Penjual Online dengan Pebisnis Online memiliki perbedaan yang signifikan.

Bedanya apa hayo ?? Kan sama sama dapat uang dari Online hehe

Yuk kita bahas dalam beberapa poin perbedaan antara Penjual Online dengan Pebisnis Online.

1. Penjual Online fokus hanya Berdagang aja, sedangkan Pebisnis fokus membangun Sistem 

Penjual online mereka sangatlah fokus dalam aktifitas berdagang saja, jika nantinya mereka memiliki karyawan ya ga ada bedanya, mereka akan selalu terikat dalam aktifitas Berdagangnya itu. Mereka jika di arahkan untuk membangun sistem malah ga suka atau ga nyaman, karena waktu mereka dalam sehari habis itu urusan teknis berdagang saja. Dan mereka biasanya ga sadar atau terlena dalam hal itu. Dan jika suatu saat si penjual itu mengalami sakit dan tidak bisa bekerja atau berdagang maka ya sudah omset mereka cenderung akan turun, karena mesin dalam penjualan mereka berkurang, itulah bahayanya jika kita terlena dalam aktifitas Penjualan Online.

Beda dengan Pebisnis Online, mungkin dari segi omset diawal memulai si pebisnis itu sedikit atau bahkan ga ada omset penjualan sama sekali, tapi mereka sadar bahwa mereka harus membuat sistem dalam Bisnis mereka. Bisnis hanyalah efek dari Sistem yang sudah mereka bangun dan berjalan dikemudian hari. Dan sedangkan kegiatan sehari-hari si pebisnis online ini membuat SOP dalam Bisnis, Job desk para karyawan (walaupun belum ada karyawannya diawal) pondasi sistem yang harus mereka siapkan untuk penunjang para karyawannya nanti dalam melakukan aktifitas Bisnis dll. Intinya Pebisnis tidak terlalu fokus pada aktifitas Berdagang, mereka fokus membuat sistem, memastikan sistemnya dapat mempermudah aktifitas karyawannya dan memastikan sistem itu dapat berjalan walaupun suatu ketika si Pebisnis ini sakit atau tidak masuk ke kantor.

2. Penjual Online Kerja Terus, Pebisnis dapat menikmati Kebebasan

Karena dalam poin 1 tadi Penjual Online tidak memiliki sistem yang dapat bekerja buat dia, jadinya dia harus bekerja terus setiap hari, kalau karyawan keluar dia harus gantikan aktifitas karyawannya kemudian cari karyawan baru, terus begitu sampai kapanpun haha

Pebisnis online, karena telah membangun sistem dan telah menguji sistemnya, maka tanpa kehadiran pemiliknya pun, bisnis tetap berjalan. Bisnisnya dijalankan oleh timnya dengan peraturan dan standar kerja yang jelas.

3. Penjual Online berfikir Untung dan Rugi, sedangkan Pebisnis berfikir Bermanfaat untuk Orang lain

Ketika pedagang hanya berfokus pada mengejar keuntungan dan takut dengan kerugian, pebisnis memiliki mental yang berbeda. Mereka tak hanya berfokus pada profit semata. Tapi pebisnis juga berfokus menebarkan manfaat sebanyak mungkin kepada sesama.

Minimal pebisnis memiliki tujuan untuk mengembangkan bisnisnya, sehingga mereka bisa membuka lapangan pekerjaan semakin banyak. Sedangkan penjual online, tidak ada waktu untuk memikirkan kapan menambah karyawan dan sebagainya. Mereka terlalu sibuk dengan kegiatan berdagang mereka setiap hari.

 

Nah itu dia 3 poin apa bedanya Penjual Online dengan Pebisnis Online, cukup berbeda kan ?

Sebenernya masih ada beberapa poin yang membedakan antara Penjual dengan Pebisnis namun kami bahas di artikel selanjutnya hehe, tapi dari ketiga poin diatas udah jelas kok. Yuk mulai sekarang diubah mindsetnya jangan hanya jadi Penjual Online yang pengennya Untung terus dan dagang terus, muali bangun sistem dan Pola yang tepat, biar ketika kita sakit, atau liburan kita bisa jalan Bisnisnya tetap bisa jalan hehe. Asik kan ??

Semoga bermanfaat ya

Salam Sukses dan Sehat terus untuk Anda

JoyHub Official

Bro Juven

Founder Joyhub

Butuh Bantuan ? Chat Kami Yuk :

Tentang Kami

Joyhub.id memiliki misi ingin membantu UMKM dan Pebisnis Pemula untuk Go Online dengan mudah dengan sistem Affiliate Marketing

Kontak Kami

Halaman penting

Download Ebook Gratis

Copyright © 2022. All rights reserved.