Home
E-Course
Jasa
Artikel
Login
3 ALASAN KENAPA ANDA HARUS MEMILIKI DATABASE!

3 ALASAN KENAPA ANDA HARUS MEMILIKI DATABASE!

Kenapa sih harus punya database?

Mungkin ini merupakan pertanyaan yang ada di benak anda. Mungkin karena sering mendengar kata ini database dari para pebisnis, atau mungkin anda yang KEPO. Hehe lanjuuut…

Disini saya akan menunjukkan 3 alasan simpel kenapa anda harus memiliki database untuk anda.

Entah anda seorang pebisnis, publik figur, dropshipper, game maker, dll. Apapun profesi anda, anda butuh database.

Database itu ada banyak macamnya. Bisa berupa kontak email, nomor HP, nomor WA, kontak sosmed, dll. Apapun yang berkaitan dengan data kontak orang lain merupakan database.

Tapi di dalam tulisan ini saya hanya akan membahas database dalam rana bisnis ya. Soalnya itu skill saya.

3 Alasan Kenapa Anda Harus Memiliki Database

Ini merupakan pengalaman saya pribadi, bukan sekedar teori.

Pengalaman saya menghasilkan 10 – 15 juta profit dalam sehari tanpa bantuan reseller atau agen, hanya menggunakan kekuatan database.

1. Meningkatkan Konversi

Kalau anda memiliki database, maka anda akan lebih mudah dalam meningkatkan konversi.

Contoh, anda jualan hijab di instagram.

Kalau anda ditanya, lebih gampang mana dapat pembeli kalau instagram anda memiliki follower banyak atau pas follower sepi?

Saya yakin anda akan menjawab ya gampang kalau banyak follower lah.

BETUL!

Follower merupakan database anda di instagram.

Kalau anda sudah memiliki banyak follower, anda akan lebih mudah dalam menjual produk apapun. Peningkatkan konversi penjualan juga akan signifikan.

Mungkin pas sepi follower, anda hanya bisa mendapatkan 1 atau 2 sales perhari. Namun saat memiliki banyak follower, anda bisa saja mendapatkan 100 atau 200 sales perhari.

2. Mempercepat Konversi

Tak perlu menunggu. Kapanpun anda ingin mendapatkan profit, disaat itu pula anda bisa mendapatkannya.

Contoh, jika anda jualan buku bisnis. Kalau anda tak memiliki database, jualan anda akan lama laku. Meskipun buku anda sangat keren loh.

Tapi kalau anda punya database, anda hanya tinggal mempromosikan buku anda, Wushhhh langsung terhjadi pembelian.

Itulah database. Mempercepat terjadinya konversi.

3. Gak Bakal Bingung

Salah satu problem orang gak mau berbisnis adalah gak tau mau jualan apa dan mau jual ke siapa.

Nah kalau anda memiliki database, anda gak bakal bingung. Produk apapun yang anda miliki asal sesuai dengan kebutuhan database anda pasti akan laku.

Anda gak akan bingung mau jual apa atau mau jual ke siapa jika anda punya database.

5 TIPS AMPUH UNTUK MEREKRUT RESELLER IMPIAN BISNIS ANDA

5 TIPS AMPUH UNTUK MEREKRUT RESELLER IMPIAN BISNIS ANDA

Memiliki reseller yang berkualitas dan profesional adalah salah satu impian dari para pemilik bisnis untuk dapat mengembangkan serta memperluas jangkauan dari target market mereka di era millenial ini. Selain itu, reseller juga dapat membantu para pemilik bisnis untuk mendapatkan profit tambahan sampai berkali-kali lipat.

Namun, bagaimana caranya untuk dapat merekrut seseorang agar mau menjadi reseller untuk bisnis Anda? Lewat artikel kali ini, Anda akan mendapatkan 5 tips ampuh untuk mendapatkan reseller yang sesuai dengan karakteristik bisnis Anda.

1. Kenali calon reseller Anda dengan baik 

Ya, langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum memutuskan untuk bekerjasama dalam membangun bisnis dengan mereka adalah kenali dengan baik seperti apa calon reseller Anda. Galilah informasi yang sebanyak-banyaknya tentang mereka, seperti meminta identitas calon reseller Anda, menanyakan kegiatan bisnis yang dilakukan oleh mereka sebelumnya, apakah reseller Anda update akan teknologi atau tidak, dan lain-lain. Hal ini penting dilakukan, karena calon reseller Anda akan memasarkan produk Anda dan untuk berjaga-jaga jika ada sesuatu yang dapat merugikan bisnis Anda. Selain itu pastikan Anda memiliki perjanjian kerjasama

2. Pastikan produk Anda berkualitas

Seringkali calon reseller akan memposisikan dirinya sebagai konsumen saat mencari supplier. Jadi pastikan produk Anda memiliki kualitas yang bagus dan Anda juga memberikan pelayanan yang baik kepada mereka. Karena banyak supplier yang kurang cepat dalam memberikan pelayanan apabila ada keluhan dari reseller. Bila Anda dapat memastikan semua itu, maka Anda akan mendapatkan reseller yang potensial untuk membantu perkembangan bisnis Anda.

Ingat, reseller adalah jembatan yang menghubungkan Anda dengan konsumen. Bila produk Anda kurang berkualitas dan pelayanan Anda juga tidak bagus, maka calon reseller akan meninggalkan Anda dan mencari supplier yang lain. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan ini.

3. Pastikan produk Anda memiliki market yang potensial

Percuma bila produk Anda berkualitas tapi tidak memiliki market yang potensial. Karena calon reseller akan berpikir produk Anda akan sulit dijual dan tidak laku di pasaran. Jadi pastikan sebelumnya Anda sudah melakukan riset dan observasi untuk hal yang satu ini. Bila produk Anda bagus dan memiliki market yang menjanjikan, maka reseller dan konsumen yang akan mencari produk Anda.

4. Beri tahu benefit apa saja yang akan didapatkan 

Bukan hanya Anda saja yang ingin mendapatkan reseller yang tepat, tapi calon reseller juga selektif dalam memilih supplier yang terbaik buat mereka. Reseller adalah seseorang yang menjalankan bisnis dengan mencari keuntungan dari hasil penjualan. Jadi Anda harus memberi tahu calon reseller Anda, benefit apa saja yang akan mereka dapatkan bila bergabung dengan Anda. Misalnya seperti harga yang terjangkau dan bersaing dari supplier lain, diskon yang besar untuk setiap pembelian banyak, bonus berupa uang, tiket liburan atau bingkisan menarik apabila mereka mencapai target penjualan, dan lain-lain. Hal-hal seperti ini bisa membuat calon reselleruntuk bergabung dengan Anda.

5. Jadikan reseller sebagai partner berbisnis 

Bisa dikatakan reseller adalah bagian dari tim marketing Anda yang tidak digaji. Namun, jangan pernah Anda menempatkan diri sebagai bos di mata reseller atau mereka akan meninggalkan Anda. Jadi beri tahu kepada calon reseller, bahwa Anda dan mereka adalah partner dalam berbisnis. Anda siap untuk mendengar apa saja keluhan dan masalah mereka nantinya, Anda juga akan memberi tahu tentang strategi penjualan yang baik, menyiapkan mereka marketing kituntuk berjualan seperti katalog produk, dan lain-lain.

Anda harus menjalin dan membangun hubungan yang baik dengan para reseller. Karena kerjasama dengan reseller adalah hubungan mutualisme. Reseller akan berkontribusi penuh terhadap kemajuan bisnis Anda, begitu juga sebaliknya bisnis Anda akan memberikan keuntungan bagi mereka.

Apa bedanya Penjual Online dengan Pebisnis Online

Apa bedanya Penjual Online dengan Pebisnis Online

Pada dasarnya sama sama berkecimpung didunia Online atau Dapat uang dari Online. Namun jika kita gali lebih dalam antara Penjual Online dengan Pebisnis Online memiliki perbedaan yang signifikan.

Bedanya apa hayo ?? Kan sama sama dapat uang dari Online hehe

Yuk kita bahas dalam beberapa poin perbedaan antara Penjual Online dengan Pebisnis Online.

1. Penjual Online fokus hanya Berdagang aja, sedangkan Pebisnis fokus membangun Sistem 

Penjual online mereka sangatlah fokus dalam aktifitas berdagang saja, jika nantinya mereka memiliki karyawan ya ga ada bedanya, mereka akan selalu terikat dalam aktifitas Berdagangnya itu. Mereka jika di arahkan untuk membangun sistem malah ga suka atau ga nyaman, karena waktu mereka dalam sehari habis itu urusan teknis berdagang saja. Dan mereka biasanya ga sadar atau terlena dalam hal itu. Dan jika suatu saat si penjual itu mengalami sakit dan tidak bisa bekerja atau berdagang maka ya sudah omset mereka cenderung akan turun, karena mesin dalam penjualan mereka berkurang, itulah bahayanya jika kita terlena dalam aktifitas Penjualan Online.

Beda dengan Pebisnis Online, mungkin dari segi omset diawal memulai si pebisnis itu sedikit atau bahkan ga ada omset penjualan sama sekali, tapi mereka sadar bahwa mereka harus membuat sistem dalam Bisnis mereka. Bisnis hanyalah efek dari Sistem yang sudah mereka bangun dan berjalan dikemudian hari. Dan sedangkan kegiatan sehari-hari si pebisnis online ini membuat SOP dalam Bisnis, Job desk para karyawan (walaupun belum ada karyawannya diawal) pondasi sistem yang harus mereka siapkan untuk penunjang para karyawannya nanti dalam melakukan aktifitas Bisnis dll. Intinya Pebisnis tidak terlalu fokus pada aktifitas Berdagang, mereka fokus membuat sistem, memastikan sistemnya dapat mempermudah aktifitas karyawannya dan memastikan sistem itu dapat berjalan walaupun suatu ketika si Pebisnis ini sakit atau tidak masuk ke kantor.

2. Penjual Online Kerja Terus, Pebisnis dapat menikmati Kebebasan

Karena dalam poin 1 tadi Penjual Online tidak memiliki sistem yang dapat bekerja buat dia, jadinya dia harus bekerja terus setiap hari, kalau karyawan keluar dia harus gantikan aktifitas karyawannya kemudian cari karyawan baru, terus begitu sampai kapanpun haha

Pebisnis online, karena telah membangun sistem dan telah menguji sistemnya, maka tanpa kehadiran pemiliknya pun, bisnis tetap berjalan. Bisnisnya dijalankan oleh timnya dengan peraturan dan standar kerja yang jelas.

3. Penjual Online berfikir Untung dan Rugi, sedangkan Pebisnis berfikir Bermanfaat untuk Orang lain

Ketika pedagang hanya berfokus pada mengejar keuntungan dan takut dengan kerugian, pebisnis memiliki mental yang berbeda. Mereka tak hanya berfokus pada profit semata. Tapi pebisnis juga berfokus menebarkan manfaat sebanyak mungkin kepada sesama.

Minimal pebisnis memiliki tujuan untuk mengembangkan bisnisnya, sehingga mereka bisa membuka lapangan pekerjaan semakin banyak. Sedangkan penjual online, tidak ada waktu untuk memikirkan kapan menambah karyawan dan sebagainya. Mereka terlalu sibuk dengan kegiatan berdagang mereka setiap hari.

 

Nah itu dia 3 poin apa bedanya Penjual Online dengan Pebisnis Online, cukup berbeda kan ?

Sebenernya masih ada beberapa poin yang membedakan antara Penjual dengan Pebisnis namun kami bahas di artikel selanjutnya hehe, tapi dari ketiga poin diatas udah jelas kok. Yuk mulai sekarang diubah mindsetnya jangan hanya jadi Penjual Online yang pengennya Untung terus dan dagang terus, muali bangun sistem dan Pola yang tepat, biar ketika kita sakit, atau liburan kita bisa jalan Bisnisnya tetap bisa jalan hehe. Asik kan ??

Semoga bermanfaat ya

Salam Sukses dan Sehat terus untuk Anda

JoyHub Official

Course digital marketing

Berbagai kelas menarik yang tersedia di JoyHub yang bisa kamu pelajari dengan senang hati dan berbagai kategori kelas yang sangat beragam, yuk daftar!

Belajar step by step sukses jadi Dropshipper pemula

Belajar optimasi penjualan di Facebook Marketplace

Dominasi Instagram

Belajar optimasi penjualan di Instagram

Superteam Cuan

Belajar mengelola superteam reseller untuk mendongkrak penjualan

Mau jadi member joyhub gratis?

Segera daftar jadi Member JoyHub GRATIS dan langsung join Project JoyHub

Home
E-Course
Jasa
Artikel
Login